Tampilkan postingan dengan label Adventure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adventure. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Mei 2010

Adventure of Deja Vu Part 1

The Adventure Revenge Beginning

Pada suatu hari, saat saya sedang sibuknya mencari barang tambang untuk di jual, saya mencari barang tambang di dalam goa yang dada di sekita rumah saya. Saat itu di dalam goa tersebut saya melihat sebuah cahaya berwarna ungu. Saya mendekati itu dan tiba-tiba saja cahaya itu berubah menjadi besar dan berubah menjadi lubang cahya yang menghisapkan kedalam cahaya itu. Hingga saya tidak terkontrol untuk melarikan diri akhirnya saya tersedot kedalam cahaya ungu tersebut. Aku masuk kelubang cahaya itu seperti aku tersedot saat aku melihat chaya ungu itu di lapangan dekat rumahku saat aku kecil lalu.

Saat ada lubang cahaya lain, aku terjatuh di suatu tempat yang menurutku tidak asing lagi. Selama 3 tahun aku tidak mengunjungi tempat itu lagi karena saat itu petualangan mencari sesuatu hal yang bersifat menarik telah berakhir. Aku berada di dunia sihir alias Dunia Magician. Aku berada dii wilayah Padang Rumput yang luas walau ada beberapa bunga-bunga yang indah disamping padnangan yang begitu jauh aku melihat gunung dan laut. Namun sepertinya aku tidak melihat cahaya ungu itu. Mungkin aku tidak bisa kembali lagi ke dunniaku sampai aku menyelesaikan sesuatu yang mungkin sangat penting sekali bagi dunia sihir itu. Aku berjalan ke segala arah tanpa jelas karena aku tidak menemukan sebuah objek untuk dikunjungi. Tiba-tiba saat aku sedang berjalan. Aku bertemu dengan mahluk aneh (Walau bisa dibilang sebagai monster). Monster yang menurutku tak asing lagi ditempat padang rumput itu. Yaitu Harimau. Aku tidak bisa menyerangnya karena aku tidak menggunakan senjata ditangaku sehingga satu-satunya cara ku melawannya dengan tangan kosongku itu. Memang kelihatannya ganas sekali mewlaannya walau sangat sekali pertempuran ini dianggap pertempuran yang sangat sadis tanpa senjata. Akhirnya, aku melarikan diri walau aku dikejar oleh monster itu. Namun kecepatannya dia sangatlah begitu cepat. Aku tidak bisa berlari begitu cepat. Sampai-sampai aku tertangkap olehnya dan terpakasa melwan monster itu. Alangkah sedihnya, aku tidak bisa menahan diriku karena serangan cakarannya yang begitu ganas. Aku tidak bisa berlarian kemana-mana. Dan saat aku dalam posisi hampir lemah, Harimau itu memanggil teman-temannya untuk menghabisi aku dalam 1 serangan. Aku tidak bisa berkutik apa-apa kecuali aku harus mati karena serangan segerombaln singa itu. Dan mati sadis karena aku akan dimakan olehnya dan dicakar olehnya. Saat mereka mulai beraksi menyerangku. Tiba-tiba, ada suara tebasan pedang yang begitu cepat dan membuat para Harimau itu mati. Aku kira suara tebasan itu menebasku hingga mati juga. Tapi ternyata tidak. Ada seseorang yang menolongku, seseorang yang menurutku tidak asing lagi. Dia merupakan perempuan yang pernah menolongku saat aku sedang mengalami kesulitan. Perempuan ini bertubuh sama tinggi denganku, cantik, rupawan, walau kelihatan dia merupakan keturunan bangsa Elf. Memakai pakaian seperti seorang legendaris avonturis perempuan berwarna biru tua. Dia bernama Movie. Walau aku sedikit lupa nama lengkapnya siapa saat aku pertama kali masuk ke dunia sihir dan mengenalnya.

Aku bersyukur karena ada orang yang telah menolongku. Dan orang itu bernama Movie. Dia langsung menghampiriku. Aku mengucapkan terima kasih kepadanya dan berkata “Terima kasih kau telah menolongku. Tanpamu, aku mungkin telah di bunuh dan dimakan oleh para harimau itu.”. Movie membalas perkataanku “Tidak masalah, aku menolongmu karena kelihatannya kamu dalam keadaan bahaya.” Kemudian dia terkejut melihatku dan mengatakan “Hey, apakah kau Dwi ? Kenapa kau bisa berada di sini ?” Lalu aku menjawab “Aku ada disini karena aku kesedot oleh cahaya ungu didalam goa di duniaku itu dan tiba-tiba aku berada disini. Sampai inilah aku di temui oleh ganasnya harimau itu. Kau Movie kan ? Yang telah menolongku saat aku kesulitan di hutan yang bernama Restaired ?”. Movie membalas jawabanku “Tepat sekali, akhirnya kamu masih mengingat diriku lagi. Sepertinya dirimu yang lalu sudah berubah.” Aku menjawab “Memang apa yang berubah dariku ?” Dia menjawab “Kamu sudah besar. Aku tidak pernah melihatmu selama 3 tahun ini. Walau mungkin kamu kembali kesini dalam keadaan yang beggitu lemah.” Aku mengatakan kepada dia bahwa diapun juga mungkin bertambah besar dan sama dengannku walau dia mungkin sudah mulai bertambah kuat dariku sebelumnya saat terakhir kalinya. Kemudian dia sedikit memberikan rasa kasihan kepadaku kalau aku berada dalam kondisi yang terluka parah. Akhirnya dia membawaku dengan kecepatan yang begitu cepat karena dia menggunakan teknik sihir Speedlight dan dia mengobatiku di rumahnya yang berada di Hutan Restaired. Dia menggunakan sihir Heal kepadaku. Aku sembuh total karena berkat sihirnya dia.

Aku sembuh dari luka cakaran dan gigitan Harimau itu. Movie memberikanku secangkir minuman Potion dan makanan Virmelon Nut sambil aku dan dia berbincang-bincang kepadanya. Dibawah ini percakapannya :

Movie : ”Selama 3 tahun aku tidak melihatmu dan akhirnya kau kembali juga”
Dwi : ”Yea... aku juga entah kenapa aku bisa berada disini. Padahal saat aku sedang mencari tambang di goa untuk dijual. Aku melihat cahaya ungu yang aneh yang serupa saat aku pertama kali terdampar di dunia ini dan berada di Gurun Technonical. Cahaya itu menghisapku dan aku berada di padang rumput itu.”
Movie : ”Rasanya mungkin ada sesuatu yang ganjil di dunia ini lagi. Bagaimana dengan kehidupan temanmu itu ? Si Erik, Arif, Rian, Diki, Teguh di duniamu itu ?”
Dwi : “Mereka sekarang terpisah karena mereka bekerja di tempat yang berbeda-bea jadi aku kurang tahu bagaimana keaan mereka saat ini. Sulit sekali berkontak dengannya”
Movie : “Aku masih mengingat mereka dengan skill dan sihir mereka yang hebat saat bertarung dengan musuh. Masa persahabatanmu dengan mereka di dunia ini dulu sungguh hebat sekali. Dari konflik, pemecahan, saling membantu dan menolong hingga apapun yang menyangkut soal persahabatan dan pertemanan sangatlah hebat. Aku salut dengan perjuangan petualangganmu dulu.”
Dwi : “Benarkah itu ? Aku tidak menyadari hal seperti itu dulu. Yea... aku sudah banyak hal yang menarik aku lupakan. Kalau hal normal mengenai dunia ini aku masih mengingatnya”
Movie : “Oh, mungkin sesuatu hal yang istimewa bagimu di dalam dunia ini. Cara bertempur dan melawan para monster. Kau pasti melupakannya karena kekuatanmu kembali lemah seperti sedia dulu kala.”
Dwi : ”Iya juga sih..... Tapi , apa kamu mau mengajariku cara bertarung yang baik dan benar sehingga aku bisa terbiasa lagi dengan pertarungan melawan musuh yang ada ?”
Movie : ”Denagn senang hati aku akan mengajarimu itu, tapi sebelumnya makanlah dan minumlah yang telah aku sediakan itu agar akmu bisa bersemangat.”
Dwi : ”Okay.... terima kasih.”

Saat aku memakan dan meminum makanan atau minuman yang telah di sediakan oleh Movie, aku mulai bersemangat lagi. Dan Movie mengajakku untuk keluar dari rumahnya dan berlatih bertarung di Hutan Restaired dilapangan yang sedikit besar seukuran kolam ikan walau 3 kalinya ukuran itu. Movie mengajarkanku cara bertarung dari cara menyerang, bertahan, menggunakan sihir, barang saat bertarung hingga beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bertarung walau disini bisa dikatakan Movie meruapakan musuhku saat bertarung untukl latihan ini hanya saja dia tidak memanggil monster lainnya. Memang disini aku memaksakan diriku untuk menyerang dia. Dan untungnya saja hanya latihan sehingga dia dikorbankan untuk diserang. Kalau bukan, mungkin dia bisa mengeluarkan jurus mematikan kepadaku. Akhirnya selama latihan selesai, akhirnya aku bisa mengusasi teknik untuk bertempur dan mewalan musuh yang aa di hadapanku. Namun sebagai tantangannya, Movie memanggil monster yang mudah untuk dilawan dan lemah kepadaku sehingga aku mudah melawannya dalam 3 hingga 5 kali tebasan saja.

Pertarunagan kecil berakhir. Movie memberikan ucapan selamat kepadaku. Akhirnya aku bisa menguasai teknik bertempur walau tidak sekuat seperti dulu dan teknik sihir yang aku miliki yaitu petir bisa aku kuasai lagi. Movie memberikanku beberapa info menegani pertempuran dan bisa langsung ditanyakan ke dia dann berlatih lagi jika mau di rumahnya. Pada saat itu, Movie mengatakan kepadaku bahwa aku harus menemukan hal-hal dan penyebab yang membuatku jatuh di dunia ini. Di pikiranku terlintas bahwa ada sesuatu yang akan dipastikan kalau didunia ini akan hancur karena ada monster yang mau menghancurkan dunia. Movie langsung berkata kepadaku setelah aku memikirkan hal itu bahwa kemungkinan besar akan terjadi hal itu tapi sampai saat ini menurut dia belum dipastikan muncul.

Kemudian aku meninggalkan rumah Movie dan mengucapkan selamat tinggal dengannya. Aku menyusuri Hutan Restaired yang sungguh lebat dan sedikit gelap walau ada kunang-kunagan yang menerangi jalan. Menyusuri pinggiran tanah, turun tangga, melewati sungai, berjalan terus walau selama itu aku sering dihadapi monster yang menyerangku tapi itu tidak membuatku merasa kesulitan dalam melawan monster itu. Beberapa benda atau makanan bisa aku ambil ditempat itu dan beberapa kotak harta karun yang berisi peralatan bertarung dan obat-obatana aku temukan disitu walau tidak terlalu banyak. Saat aku hampir mau keluar dari tempat itu, ada orang yang menggunakan pakaian T-Shirt hijau dengan celana yang mirip denan celana tentara sedang kelihatan murung dan sedih. Aku menghampirinya dan aku tanyakan kepada dia. Dia murung dan sedih karena barang dan senjatanya telah dicuri oleh monster yang mirip dengan pohon. Akhirnya, aku mencoba untuk menolongnya dan mencari monster itu di sekitar Hutan Restaired itu. Aku berjalan di sekitar hutan itu. Selama dalam perjalanan mencari monster itu, aku menemukan sebuah monster yang mirip dengan pohon dan dia merupakan musuh yang bernamma Branchekeller. Musuh ini gampang sekali dikalahkan karena dengan beberapa kali tebasan musuh ini akan kalah. Kau tau kenapa ? Karena selama perjalanan aku sering melawan monster yang ada di sekitar hutan itu. Akhirnya monster itu kalah dan aku berjalan menyusuri hutan lagi dan aku melihat barang dan senjata milik orang yang aku temui di jalan keluar hutan itu. Aku membawa semua barang dan senjata itu dan memberikan itu kepada orang yang aku temui sebelumnya. Dengan bangganya, orang itu senang karena barang itu bisa kembali kepada miliknya dan berterima kasih kepadaku. Dia memperkenalkan dirinya. Dia bernama Abdul. Seorang penembak sejati yang suka menjelajah. Akhirnya aku juga memperkenalkan diriku. Dan menjelaskan tujuanku menjelajah. Abdul ingin bergabung denganku dan ingin ikut menjelajah dengannku dan berpetualang bersama. Aku terima dia dan akhirnya Abdul bergabung dalam petualangan denganku.

Aku dan dia saling berbicara dan berjalan keluar hutan. Di luar hutan terdapat ladang rumput yang begitu luas walau ada sedikit gunung bergunung pada tempat itu. Kami berjalan di tempat itu sambil menjelajah. Namun, si Abdul menginginkan saya untuk pergi bersamanya ke tempat kampung halamanya yang tidak jauh dari Hutan Restaired. Hanyaa dari arah selatan dari hutan itu. Aku dan Abdul berjalan ke tempat itu, namun tiba-tiba ada monster menyerang kami. Monster tersebut bernama Anjing Rumput, Monster ini sering berkeliaran di Ladang Rumput ini. Jadi mau tidak mau kami melawan monster tersebut. Aku menyerang monster itu hanya pakai ilmu normal tanpa senjata, sementara Abdul menggunakan Pistol untuk bertarung. Padahal selama ini, monster yang paling mudah saat aku bertarung yaitu di Hutan Restaired. Karena berhubungan disni harus menggunakan senjata jadinya aku bingung dan hanya bertahan untuk melawan Anjing Rumput itu. Abdul memberikanku Pedang. Sebuah pedang yang berbentuk pendek, namanya pedang pendek. Sesuai dengan bentuknya. Jadi aku menyerang monster itu edari jarak dekat. Sambil Abdul menyerang menggunakan pistol, aku menyerang monster tesebut dengan pedang pendek sehingga dengan beberapa serangan yang tidak terlalu lama. Pertempuran selesai dan kami melanjutkan menuju kampung halamanya Abdul walau selama perjalanan kami sering bertemu dengan monster Anjing Rumput dan gerombolannya, dan ini merupakan perlawanan pada setiap kami berjalan ke suatu tempat tertentu.

Beberapa jalan kemudian. Kami tiba di perkampungan yang begitu kecil di daerah padang rumput, sebuah desa yang merupakan tempat tinggalnya Abdul. Desa tersebut bernama Grass Village. Desa yang dipenuhi oleh jalan yang bertanah dan ladang yang berumput. Begitupun ada beberapa lahan pertanian. Abdul mengajakku untuk pergi kerumahnya dan berisitrahat di rumahnya. Abdul memperkenalkan rumahnya an isi rumahnya. Dia hidup sendiri dirumahnya. Seisi rumah ini seperti layak perkampungan yang pernah aku kunjungi di gubuk di hutan. Adaa lampu lilin, meja bundar yang terbuat oleh kayu, lemari kayu, kursi goyang. Ya, kebanyakan semuanya terbuat dari kayu sehingga mungkin mudah terbakar. Namun tidak juga, karena rumah tersebut terbuat dari batako pada dinding luar dan dalam rumah. Hanya seperti perlengkapan rumah yang terbuat dari kayu. Walau dia hidup sendiri, tapi dia sering latihan untuk melawan monster di luar kampung dan mencari uang dengan cara menjual buah-buahan yang dia temui di hutan Restaired dan melawan monster. Aku dan Abdul berisitirahat di rumahnya. Sambil beristirahat., Aku dan Abdul berbincang mengenai kehidupan aktivitas.

Abdul : ”Hey Dwi”
Dwi : ”Ya ada apa ?”
Abdul : “Kampung halamanmu itu dimana ?”
Dwi : “Aku tinggal bukan di dunia ini.”
Abdul : “Bukan di dunia ini ? Maksudnya ?”
Dwi : “Aku terdampar di dunia ini karena ada Lubang Cahaya Ungu yang menghisapku dan tiba di dunia ini. Apakah ini dunia yang disebut dengan dunia Magician ?”
Abdul : “Betul sekali, bagaiman kamu bisa tau itu ?”
Dwi : “Aku dulu pernah terdampar di dunia ini saat aku di tinggal kedua orang tuaku, saat dimana aku sedang menangis dan berjalan ke lapangan. Tidak sengaja aku tersedot oleh Cahaya Lubang Ungu itu dan aku terdampar di Gurun Techno. Aku tau nama dunia ini saat aku bertemu dengan seseorang yang bernama Sharpnel Tom. Kau kenal dia ?”
Abdul : “Gurun Techno ya ? Hm.. aku tidak terlalu menjelejah sampai sejauh itu, aku juga tidak kenal dia.”
Dwi : “Oh, lalu orang tuamu ini dimana sekarang ?”
Abdul : ”Mereka sudah meninggal.”
Dwi : ”Mengapa mereka bisa meninggal ? Jelaskan padaku !”
Abdul : ”Mereka meninggal saat di serang monster saat mereka merantau ke Kota Dali. Mereka pergi kesana karena mereka ingin pulang kampung.”
Dwi : ”Apakah kamu ikut kesana ?”
Abdul : ”Tidak, aku tau ini semua saat aku dikabarkan oleh warga di desa ini. Ini membuatku sedih.”
Dwi : ”Turut berduka cita, jadi inilah kamu tinggal sendiri ?”
Abdul : ”Ya, sendiri dirumah seperti tak ada pembantu. Tapi kejadian itu sudah lama sekali, jadinya aku sudah terbiasa hidup sendiri.”
Dwi : ”Sama sepertiku. Lalu dimana orang tuamu dimakamkan ?”
Abdul : ”Tidak jauh dari rumahku mungkin aku bisa mengajakmu.”

Kemudian, Abdul mengajakku untuk pergi ke pemakaman orang tuanya. Jaraknya tidak jauh dari rumahnya, terletak di samping kiri 2 rumah dari rumah Abdul. Pemakamann itu berada di dekat gereja. Abdul menujukkan kuburan kedua orang tuanya. Betapa menyedihkannya dia bercerita mengenai kejadian meninggalnya kedua orang tua itu. Aku turut berduka cita atas mushibah tersebut. Dia berdoa agar kedua orang tuanya ini bisa hidup bahagia di alam sana (akhirat). Kemudiaan, aku dan Abdul pergi kerumahnya. Tapi karena aku baru pertama kali mengenal tempat itu. Akhirnya aku meminta izin agar aku menjelajah tempat ini. Dan diperbolehkan oleh Abdul sambil dia menunggu di rumahnya.

Aku menjelajah tempat di desa Grass Village. Desa ini meruapakan esa rerumputan dengan bangunan ala perkampungan. Dengan suasan yang sejuk dan nyaman, membuat alat arah angin berputar dan selalu menuju ke selatan. Penduduk yaang tinggal di desa tersebut sedikit sekali, tidak terlalu banyak. Kurang lebih ada 20 orang yang tinggal didesa itu. Di setiap rumahnya,, terdapat tanaman bunga yang terletak di epan rumah yang membuat ketertariakn pengujung. Menurut isi rumah desa tersebut, sama seperti rumahnya Abdul, walau yang berbeda hanyalah ruangannya saja. Desa tersebut mempunyai lahan pertanian dimana mata pencaharian mereka disitu. Dan dijual melewati toko-toko buah-buahan dan makanan. Terdapat Hotel dan Bar, Toko Obat-obatan dan Buah-buahan, dan Toko Peralatan dan senjata. Aa sungai mengalir menuju keluar dari desa tersebut. Desa ini memang sungguh desa yang kecil dan tidak begitu luas. Aktivitas penduduk tersebut kebanyakan bercocok tanam, berburu monster, berdagang, berjalan-jalan, bermain, berbincang dan lain-lain. Semua itu aku lihat di seluruh dan keliling saat aku menjelajah esa itu. Aku menemukan beberapa uang yang tersembunyi di guci dan pot bunga. Mungkin orang tersebut menyembunyikan uang itu sudah lama sehingga lupa akan uangnya. Kemuian aku menemukan Potion dan Ether di sekitar Kayu dan depan Toko Peralatan. Aku sempat mengetahui cara transaksi jual beli kalau ignin membeli atau menjual di toko-toko. Begitu juga aku mengetahui cara memasang peralatan dan perlengkapan. Kebetulan aku bisa mendapatkan tas besar saat aku membeli barang di toko tertentu. Jadinya aku bisa menyimpan lebih banyak barang daripada aku nyimpan di kantong. Kemudian, setelah transaksi selesai, aku sempat berbincang kepada orang-orang. Banyak dari mereka berbicara mengenai kehidupan mereka dan beberapa hal yang harus diketahui di dalam dunia ini. Begitupun mereka membicarakan mengenai aktivitas yang mereka lakukan. Biasanya di pedesaan suka berbicara mengenai hal yang kusebut itu. Kemudian aku kerumah Abdul. Dan sambil menceritakan mengenai esanya. Lalu, waktu berlalu menjadi malam hari. Desa tersebut memang kelihatan sepi kalau malam hari. Jadinya, kalau keluar juga kebanyakan mereka ada di dalam ruamh mereka masing-masing kecuali bagi mereka yang mau ke bar dan membeli sesuatu di toko. Aku dan Abdul tiur malam itu.

Keesokan harinya, aku dan Abdul terbangun di pagi hari, lalu aku ingin melanjutkan perjalananku untuk menjeleajh di dunia ini. Abdul ingin ikut denganku karena dia ignin berpetualnagan dneganku. Akhirnya aku dan Abdul berpetualngan bersama dan meninggalkan kampung halamannya itu. Namun ada beberapa orang yang mengucapkan salam perpisahan kepada kami dan semoga bisa datang kembali lagi. Ucapan orang desa Grass Village itu. Dan saat kami menyebrangi sungai dan menuju keluar desa, ada orang yang mengejar kami dan membawakan kami bekal perjalannan berupa obat-obatan yaitu Daun sirih, Potion, dan Ether. Dan dia mengucapakan salam perpisahan dan mengucapkan keharapan untuk kedatangan kembali.

Kami keluar dari desa tersebut, aku dan Abul melanjutkan perjalanan. Namun yang dibingungkan, kemanakah arah perjalanan kami selanjutnya, tapi dengan kita menjelejah tempat itu dan melawan beberapa monster yang menghadangi, kami tiba di Goa, yang berada di Barat Laut Desa Grass Village dan Barat Hutan Restaired. Goa ini bernama Goa Restaired. Aku mengingat tempat ini dahulu saat aku keluar dari Goa itu dan menuju ke Hutan Restaired bersama Erik.

Goa disni dengan tanah berumput dan beberapa lumut. Aku juga masih ingat bahwa ditempat itu ada tempat yang berbahaya yang dimana kita tidak bisa melewati tempat itu kecuali kita sudah mampu untuk melewatinya. Dalam jalan memasuki Goa Restaired itu, kita melihat ada jalan lain kebawah dimana jalan tersebut merupakan jalan berlumut yang merupakan arah ke Daerah Restaired, jalan tersebut sangatlah berbahaya jika kami memasuki jalan tersebut. Jadi tentunya aku dan Abdul berjalan melewati jalan yang tanahnya berumput. Dalam jalan ini, aku melihat beberapa bebatuan yang dipenuhi oleh rumput, dan juga lubang cahaya dari langit-langit, dalam meamsuki beberapa lorong, aku juga melihat kristal hijau walau tidak di penuhi rumput. Aku menemukan beberapa harta karun yang berupa uang dan obat-obatan. Dan dalam satu lorong kemudian, aku melihat danau yang ditengahnya terdapat pulau, walau luas sekali kelihatannya. Tapi, aku melihat seseorang yang ada di situ. Orang tersebut kelihatan seperti Movie yang sedang mencuci mukanya di danau itu. Aku baru ingat bahwa danau tersebut merupakan danau penyembuh. Jadi setiap kita mengeluarkan sihir dan kita terluka bisa disembuhkan secara total melewati danau itu. Tapi keliahtannya, orang yang sedang mencuci mukanya itu bukanlah Movie, walau pakaiannya sama tapi wajahnya berbeda. Dan dia langsung pergi melayang ke atas dan keluar ari goa tersebut melwati lubang atas di goa yang sedikit besar.. Aku bingung siapakah dia, Abdulpun juga tidak tahu siapakah dia. Tapi bagiku, mungkin dia temannya Movie. Soalnya telrihat pakaiannya samma. Mungkin yang berbeda dia bukanlah bangsa Elf. Kemudian aku menjelajah ditempat itu sambil aku dan Abul menyembuhkan diri melewati kolam penyembuh itu. Kemudian aku mengambil beberapa harta karun yang ada di tempat itu. Perjalanan kami lanjutkan bersama Abdul, sambil menyerang beberapa monster ditempat itu seperti Kekelawar Rumput dan Anjing Rumput. Dan beberapa perjalanan di goa sambil melawan monhster dan mendapatkan harta karun, aku menemukan sebuah peta tyang beigut kecil, yaitu peta menegani wilayah daerah Brima. Aku menemukan peta tersebut saat terakhir mau keluar dari Goa Restaired ini, namun aku teringat saat aku masuk kedalam Goa ini melewati jalan terakhir ini. Kemudian kami keluar dari Goa tersebut dan menuju ke penjelajahan berikutnya.

Dalam lingkungan lapangan rumput yang luas. Aku bisa melihat ari arah Timur terdapat gunung Restaired yang menghubungkan menuju ke Hutan Restaired. Namun kelihatannya, waktu dulu Restaired ini hanya menuju ke Pemandangan agar bisa melihat seisi yang ada di dalam lingkaran wilayah Restaired dan Grass Land namun dahulunya belum ada penghubung karena belunm adanya tanjakan atau kemiringan di gunung itu. Aku menegtahui itu karena Abdul melihat bahwa ada tulisan bahwa Gunung Restaired tersebut menghubungkan ke Hutan Restaired dan Goa Restaired menghubungkan menuju Wilayah Grassland. Aku dan Abdul mencoba untuk melewati Gunung Restaired disitu.

Di Gunung Restaired ini wilayahnya seperti berlumut namun tempatnya tidak terlalu berbahaya. Terdiri dari monster yang sama seperti di wilayah Grassland dan hutan Restaire. Tempat ini sebenanrya menanjak dan miring. Ditempat itu aku menemukan beberapa harta karun seperti uang, obat-obatan,, dan satu senjata yang dipergunakan aku sendiri. Yaitu pedang Panjang. Pada saat aku beraa di puncak, aku bisa melihat fenomena indah yaitu wilayah Grassland, namun dismaping fenomena itu, ada jalan lagi menuju hutan Restaired. Aku dan Abdul menuruni gunung itu dan berada di pintu masuk belakang Hutan Restaired yang menghubungkan Hutan Restaired dan Gunung Restaired. Aku teringat bahwa dulu belum ada jalan seperti ini cuman karena keinginan yang besar aku menjelajahinya, jadinya aku menjelajahi tempat itu. Di dalam hutan Restaired yang belum aku tahu arahnya ini, menjelajah tempat itu bersama Aabdul. Tempat arah ini berliku-liku, dan terdapat sungai sekaligus air terjun, adapaun jembatan penghubungnya. Dan dalam beberapa perjalanan sambil melawan monster dan mendapatkan harta karun yang ada disitu, akhirnya aku berada di kolam dimana aku latihan dengan si Movie. Pikiranku terlintas dan aku langsung menyanyakan ke dia dirumahnya yang berada di pohon. Movie memberikan salam kepadaku dan menanyakan kepadaku apa yang mau ditanyakan. Tapi juga Movie mengatakan bahwa aku mengajak temanku, dan meneskripsikannya. Inilah Percakapan antara aku, Abdul, an Movie.

Dwi : ”Hallo Movie, aku kembali.”
Movie : “Selamat datang kembali, sepertinya kau membawa temanmu ? Siapa temanmu itu ?”
Dwi : “Nama temanku ini Abdul,, dia berasal dari desa Grassland.”
Movie : “Desa Grassland ya, desa yang dibangun sejak 3 tahun yang lalu dimana kamu meninggalkan dunia ini. Selamat kenal Abdul, aku Movie.”
Abdul : “Salam kenal juga.”
Dwi : “Oh ya Movie, aku melihat seseorang yang serupa dengan kamu. Walau pakaiannya saja tapi orangnya berbeda. Dia sedang mencuci muka di Goa Restaired yang ada danau penyembuhnya itu. Dia mempunya rambut yang panjang. Pakaiannyya sama engan aku, tetapi punya kemampuan terbang juga seperti terbang super kilat gitu. Kamu tahu siapa dia ?”
Movie : “Hm... dia adalah Kasfrix. Dia dulu orang yang pernah mengalami kesulitan yang layaknya sama sepertimu. Dia merupakan Ksatria yang selalu menolong orang-orang yang kesulitan. Cuman dia kesulitan pas melawan monster yang ada di desa Dali. Sehingga dia tidak mampu melawan monster di desa Dali itu. Kemudian aku tolong dia. Sayangya akibat dia kurang kuat, banyak orang yang meninggal akibat peristiwa itu.”
Abdul : (Menangis) “Oh... kenapa dia tidak bisa menolong keluargaku ??”
Movie : “Monster yang menyerang desa Dali itu suungguh kuat jadi sulit sekali untuk dikalahkan. Apalagi serangan racun yang dapat membuat orang mati.”
Dwi : “Seperti apa monster itu ?”
Movie : “Segerombolan para Death Trap. Kamu pasti masih mengingat mereka, kan ?”
Dwi : ”Oh mereka, bagaimana mereka bisa hidup kembali ?”
Movie : ”Semenjak kamu berhasil melawan Varampire Surandy dan kamu kembali ke duniamu, mereka hidup kembali karena kedatangan Kasfrix di hadapan mereka.”
Abdul : ”Aku merasa dendam terhadap kelompok Death Trap itu yang telah membunuh kedua orang tuaku.”
Dwi : ”Tenang dulu Abdul, kehadiran mereka itu kita kurang tahu, kapan dan mengapa bisa hair di hadapan kita.”
Abdul : ”Suatu saat saat aku sudah menjadi kuat, aku ingin agar mereka bisa musnah dan hilang ari dunia ini.”
Movie : ”Untuk sekarang kalian tidak sanggup melawa mereka,karena kalian belumm mengeetahui taktik dan cara melawan mereka. Dwi, aku tahu alasan lain mengapa mereka bisa hidup lagi. Karena mereka merupakan mahluk bisa kembali bangkit terus menerus tanpa mati kecuali kita mengambil arwahnya itu.”
Dwi : ”Oh, pantes, mungkin dengan cahaya mereka bisa cepat mati. Merekakan tipe Undead.”
Movie : ”Kau hanya bisa menguasai satu skill saja. Tak mungkin ganda, karena sesuai degan sifat elemen alamiahmu itu.”
Dwi : ”Oh, mungkin aku hanay bisa mempelajari teknik tingkatan listrik dan sihir listrik aja. Oh ya, Lalu bagaimana dengan Kasfrix, apaka dia selalu meminta bantuan terus ?”
Movie : ”Iyaa, dia ingin agar dia menjadi orang yang terkuat dan bisa membunuh monster dengan mudah. Sayangya sikap dia yang selalu minta semua ilmu jadinya dia kekuatannya hampir sama denganku. Mungkin sekarang dia lebih kuat dari aku.”
Dwi : “Apa dia punya elemen ?”
Movie : “Iya, dia mempunyai elemen. Elemen dia ialah element. Element ialah Elemen campuran dari semua element senjata, sihir, dan lain-lainnya. Elemen ini merupakan elemen terkuat dari semua elemen yang ada.”
Dwi : “Berarti kau elemen element ya ? Lalu apakah Kasfrix menggunakan senjata ?”
Movie : ”Tepat sekali, dia juga menggunakan senjata. Senjata yang dia miliki ialah pedang Devil Knight dan Fritzer Krabbe. Kemudian sebagai pelindungnya dia mengikuti pakaian yang aku gunakan.”
Dwi : ”Devil Knight dan Fritzer Krabbe ? Kedua macam senjata paan itu ? Bisa kau jelaskan ?”
Movie : ”Devil Knight itu senjata yang dipakai oleh ketua gerombolan Death Trap. Senjata ini sangatlah mematikan. Mungkin kamu bisa tau pedang itu seperti apa dan dampak jika kita tertebas serangan itu. Sementara Fritzer Krabbe adalah senjata capit yang dapat mencapi musuh hingga membuat musuh terpotong engan capitan itu. Jadi, dia menggunakan tangan kanan untuk pedangnya dan taangan kiri untuk capitnya.”
Dwi : ”Wow, hebat sekali, semmoga aku tidak melawan dengan dia. Kalau berteman mungkin sih.”
Abdul : ”Senjata pistol ini mungkin tidak mempan bagi serangnanya.”
Movie : ”Semuanya tidak mempan.”
Dwi : ”Maksudnya tidak mempan apakah kita tidak bisa melawannya dengan cara apapun ?”
Movie : ”Dia sebenanrya sudah mempelajari semua skill yang aku miliki. Kemungkinan dia tidak bisa dikalahkan. Kecuali dengan menghipnotisnya.”
Dwi : ”Wah hebat sekali, tapi kalau kita tidak berhasil menghipnotisnya mungkin kalau terhipotis oleh orang lain maka kita sudah kalah telak darinya.”
Movie : ”Betul sekali, kita memang harus banyak berlatih untuk menghadapi dia jika dia terkena hipnotis dari pihak yang jahat. Ngomong-ngomong, apakah Abdul punya elemen sihir ?”
Abdul : ”Elemen sihir ? Aku belum menguasai satupun”
Movie : ”Mungkin aku bisa memberikan kamu berupa elemen Api karena kamu menggunakan pistol. Aku akan memberikan kamu pelajran.”
Abdul : ”Terima kasih, aku senang kalau aku punya kemampuan mengeluarkan sihir.”
Movie : ”Mari berlatihlah di lapangan berlatih dekat kolam yang tidak jauh dari sini.”

Kemudian, aku, Abdul dan Movie pergi ke tempat latihan dimana pada saat ituaku bisa menguasai cara bertarung yang benar. Ditempat itu, Abdul memplajari ccara penguasaan menggunakan sihir. Disini, Abul menguasai elemen Api. Dari cara dia mengeluarkannya, menyerangnya ke musuh, dan mempergunakannya. Dia berlatih terus, dalam beberappa jam kemudian dia berlatih, akhirnya ia bisa menguasai cara menggunakan teknik menggunakan sihir api. Lalu Movie menjelaskan teknik gabungan antara Api dan Listrik. Kalau dulunya aku hanay bisa menggabungkannya dengan senjata saja. Tetapi elemen ini bisa digabungkan. Dengan kedua elemen Api dan Listrik ini bisa menciptakan serangan sihir yang bernama Firebolt. Yaitu serangan Bola api listrik. Movie mengajarkan kami menggunakan serangan sihir tersebut. Dan kami bisa melakukannya.

Setelah latihan, Movie memberikan kami istirahat yang cukup dan memebrikan makanan dan minuman untuk kami. Dia juga memberikan kami beberapa Ether agar bisa mengeluarkan sihir dalam beberapa kali kaarena sihir tersebut menguras kemampuan utnuk mengeluarkan sihir. Aku, Abdul dan Movie berbincang di rumah Movie. Setelah perbincagan itu barulah aku melanjutkan perjalanan kami melewati jalanh yang baru kami lewatin lagi menuju gunung Restaire. Keluar ari hutan, menanjak gunung dan menuruni gunung walau sering di hadapi oleh monster. Saat berada di bukit gunung restaired, Abdul melihat matahari yang terbenam, dan dia mencoba untuk membuat sihir Fireball. Dan ternyata dia bisa melakukannya. Pada saat aa musuh yang lewat Abul menyerang dengan sihir bola apinya. Dan dia bisa melakukannya dibandingkan mengeluarkan api biasa.

Keluar dari gunung Restaired waktu sudah mulai menjelang sore. Aku dan Abdul harus mencari kota atau desa agar bisa menginap. Tidak jauh dari Gunung Restaired dan Goa Restaired terdapat desa yang disebut dengan desa Restaired. Desa Restaired ini terletak di utara antara Goa Restaired dan Gunung Restaired. Desa ini juga berdekatan sekali dengan pantai dan terdapat pelabuhan. Saat kami berada ditempat itu, kami langsung ke hotel, menyewa kamar dan beristirahat di hotel di desa Restaired ini.

Keesokan harinya, aku dan Abdul ingin menjelajah tempat itu. Keluar dari hhotel dan menjelajah di esa tersebut. Desa ini memang agak mirip dengan Desa Grass Village. Hanya desa tersebut agak luas dan ada penambahannya yaitu pelabuhan. Aktivitas orang-orang di pedesaan juga sama dengan di desa Grass Village, adapun anak kecil yang sering bermain di lapangan taman Desa Restaired. Kami menemukan toko-toko yang sama persis seperti desa Grass Village cuman dibuat variasi dari desa itu. Perbicangan mereka saat aku berbincang dengannya juga hampir sama serupa dengan desa Grass Village hanya saja mereka melakukan dengan hal yang berbeda dari desa Grass Village walau ada yang sama. Adapun orang yang memberikan akmi tips selama kami dalam perjalanan. Selama kami mengelilingi desa tersebut. Kami menemukan sedikit uang dan obat-obatan yang tersembunyi di semak-semak kota itu, begitu juga di pot bunga milik orang. Lalu, kami pergi ke tempat pelabuhan Desa Restaired.

Di tempat pelabuhan itu, kami melihat banyak sekali orang yang berkumpul di pelabuhan itu. Aku dan Abdul penasaran dengan mereka bahwa mengapa mereka berkumpul begitu bannyaknya ? Apakah mereka sedang membukapelabuhan atau apa. Kemudian aku dan Abdul ikut-ikutan melihat dan mendegar mereka di pelabuhan. Ternyata mereka berkumpul karena dibukanya kapal dengan tujuan yang terbaru. Yaitu menuju ke Mushroom Kingdom. Dalam Hal ini berarti hubungan anjtara Desa Restaired dengan Mushroom Kingdom akan terjalin dengan baik. Namun saat aku berada di dunia ini, aku belum mengenal tempat yang bernama Mushroom Kingdom. Jadinya, saya penasaran dengan tempat seperti itu. Aku dan Abdul berkeliling di tempat itu dan menanyai orang-orang tentang dibukanya tujuan baru menuju Mushroom Kingdom. Setelah kami tanyakan kesemua orang, orang tersebut tidak sabran untuk pergi ke arah sana, dan juga ingin bekerja sama dengan Mushroom Kingdom. Tapi ada beberapa yang mengatakan bahwa perjalanan ke Mushroom Kingdom harus memerlukan biaya 10.000 rupiah. Untungya selama perjalanan kami menemukan cukup banyak uang dan sekaligus melawan monster dan menghasilkan uang dari monster itu. Akhirnya dengan biaya yang cukup dan persiapan yang cukup memadai, aku dan Abdul bersiap untuk pergi ke Mushroom Kingom menggunakan kapal tersebut yang mempunyai tujuan yang baru. Kemudian, kami membayar itu kepada orang yang aa didekat kapal itu dan kamilah beraa di kapal tersebut dan bersipa untuk berangkat.

Berlanjut ke Adventure of Deja Vu Part 2

Rabu, 06 Januari 2010

Deja Vu

Kehidupanku mulai tahun 2010 ini merupakan kehidupan yang baru bagiku, tetapi banyak sekali hal-hal yang belum saya lihat dalam masa itu. Saya menulis ini di awal tahun 2010 ini karena saya sudah mengungkapkan beberapa hal penafsiran saya dalam hidupku ini. Hidupku ini hampir setara dengan kehidupanku saat kecil dimana aku berjuang. Akan tetapi itu merupakan kesebalikkannya. Bahwa aku berjuang melewati dunia nyata bukan lagi berjuang lagi melewati masa mimpi saat saya kecil yaitu masa imajinasi avounturis. Saat ini saya memang banyak di jumpai hal yang berbau petualangan di sini. Jika di sana saya sering bertemu itu terus menerus didalam mimpi saya. Maka di sini saya bertemu itu terus menerus. Akankah mungkin ini dampak kejadian tersebut akan terlihat nyata dan jelas saat saya lulus SMA ini.

Saya merasa bahwa ada keganjalan yang cukup tidak enak untuk dilakukan. Yang dulunya saya bersantai dan hanya menikmati mimpi menjadi sang petualang. Tetapi mimpi tersebut menjadi kenyataan sampai terbawa kesini walau memang tidak ada monster yang menyerangku tetapi orang yang menyerangku. Disinilah saya hanya bisa menentukan untuk bisa mengubah masa depan saya. Banyak sekali ancaman yang mungkin akan timbul di dalam diri saya dan itu harus di selesai menggunakan senjata. Kalau di dunia nyata harus diselesaikan menggunakan tindakan.

Sebelumnya hal tersebut pernah terjadi dalam diri saya saat saya masuk ke bangku SMA ini, kau tahu ? Bahwa kehidupanku di SMP ini setara dengan saya jika saya mulai kerja nanti. Didalam dunia mimpi saya ini, kehidupan seperti itu sebenarnya tidak ada tetapi mungkin jika saya selesai berpetualangan dan menemukan apa yang saya inginkan seperti pada Good Ending Story di cerita game petualangan (bisa juga cerita petualangan). Saa bisa hidup bahagia, apalagi jika saya merupakan seorang pahlawan pada masa tersebut. Dalam masa SMP saya dulu, saya sering sekali mengalami ketenangan walau ada sedikit kesengsaraan. Seperti contoh, saya diajak teman saya untuk bermain, bertemu dengan teman yang seperhobi, sepermainan, dan seperbicaraan, kemudian mengajak teman untuk melakuakn sesuatu yang baik dan lain-lain. Mungkin saja masa SMP saya ini merupakan masa depan saya jika saya berhasil melewati masa petualangan ini.

Jika dilihat dari sebelumnya, kehidupan saya ini bisa dibilang kehidupan bersilang. Kenapa ? Karena kelihatannya kehidupan saya ini setara dengan kehidupan saya saat SD dan mungkin setelah saya mendapatkan kerjaan atau di kuliah kehidupan saya setara dengan kehidupan di bangku SMP. Saya tidak bisa menafsirkan kehidupan masa depan saya itu seperti apa dan saya berserah diri kepada Allah untuk mengatur semua ini. Akan tetapi saya juga sekarang sering melakuakn optimalisasi ibadah agar kehidupan saya di masa depan tidak hancur. Mungkin saja, kehidupan saya di SMA ini sangat bernasib sial dari yang sebelumnya. Sebagai yang kalian tahupada cerita saya mengenai dilema cinta, saya pada akhir cerita tersebut banyak teman saya yang mengejek dia dan akhirnya tertimbal balik dan akhirnya saya yang kena. Begitu malang nasibku ini karena saya waktu itu sulit sekali mengendalikan presisi yang ingin saya dapatkan. Sampai sekarang saja, ini kejadian masih terus berlanjut dan akhirnya mungkin saja saat saya di semester 2 nasib saya lebih buruk dan berbahaya.

Seandainya saja jika saya bisa mengendalikan pikiran dan omongan mungkin kejadian itu tak akan terjadi dan tak mungkin ada kejadian yang disebut dengan kejadian persilangan. Dan apapun yang saya inginkan berjalan sesuai dengan rencana. Yah... mungkin ada setan yang menghancurkan seperti ini dan inilah timbullah kejadian masa lalu yang kembali lagi ke masa sekarang. Dalam istilah psikologi atau fenomena, ini disebut dengan Deja Vu.

Saya disini mempunyai mempunyai sebuah angan-angan dalam masa SMA saya. Yaitu bahwa saya ingin menjadi orang yang bermanfaat dan berprestasi di sekolah saya itu. Dahulunya saat saya punya keinginan untuk sekolah di SMAN 1 Cibinong setelah lulus SMP tiba-tiba saja saya tidak bisa masuk akrena ada beberapa kemungkinan. Yang pertama, bahwa saya kurang nilai. Kedua, saya merasa kesulitan dalam tes tersebut karena lebih sulit yang dikiranya. Ketiga, kurangnya spiritual (Wajarkan kalau tentang itu). Akhirnya akibat saya tidak bisa masuk saya masih bisa masuk ke SMAN 3 Cibinong yang jaraknya dekat dengan SMPN 2 Cibinong. Tapi saya masih bisa bersyukur untuk sekolah di negeri dan bukan sekolah di swasta. Karena bisa saja keadaan saya lebih kritis dari yang saya alami ini. Selain itu angan-angan saya yang lain adalah bahwa saya ingin sekali menjadi orang yang populer dan terkenal disekolah itu. Seperti layaknya aku sekolah di SMP dulu walau hanya bisa dibilang 68 % populer (Ada kaitannya dengan metode Roy Suryo). Selain itu lagi, saya pun punya keinginan bahwa saya ingin sekali agar teman saya ingin membantu say dan menaruh simpatik ke saya jika saya mengalami kesulitan.

Dalam kejadian SMA kali ini, saya baru pertama kali saya jatuh cinta kepada seseorang (Kalau kamu lihat di cerita dilema cinta pasti kamu tau siapakah itu). Saaat itu saya punya punya orang yang menyukai saya dan mencintai saya. Akan tetapi karena sudah terbongakrnya hal tersebut bahwa saya mencintai seseorang maka lain dari yang lain. Timbullah musuh saling musuh dan akhirnya terimbal balik dan masuk ke diri saya ini sehingga kejadian fenomena dan penyakit psikis ini tiba di dalam diri saya ini. Kebangkitan yang kembali secara sempurna dan membuat balasan dendam ini semua. Saya memang saat itu saya tidak bisa menjaga presisi saya sendiri. Karena saat inilah saya mengalami depresi dan frustasi yang begitu hebat. Atau bisa dibilang bahwa saya lebih senstif dalam merasakan perasaan yang akan terjadi nantinya.

Kau tau ini saya punya sedikit cerita mengenani hal tersebut. Peperangan dan permusuhan terhadap persahabatan dan cinta mulai terjadi akibat peristiwa tersebut. Dari ada yang saling mengejek, membenci, hingga melaknatinya. Ini memang sepertinya salah saya sendiri akibat tidak bisa menjaga presisi saya tentang cinta. Tapi bisa dibilang adda lagi yang lain bahwa orang yang merusak persahabatan dan cinta tersebut merupakan orang yang tidak bisa menilai diri sendiri dan orang lain. Saya tau itu memang dari ramalan sikap. Dia selalu bertindak yang dapat membuat orang menjadi kesal. Dan pastinya saja alasan awalnya dan pertamanya tersebut itu meruapakan keslahan saya sendiri. Akhirnya pada selama ini, saya mempunyai peluang yang sangat kecil untuk mencintainya jika dia dalam keadaan lengah saja. Tetapi jika di biarkan terus. Saya tidak punya peluang untuk mencintainya kecuali dia lupa apa yang terjadi pada masalah di kelas tersebut. Akan tetapi halangan untuk mencintainya juga banyak sekali yang menghalangi saya. Seperti contoh bahwa saya dihalang oleh si perusak yang bisa menghipnotis saya. Belum lagi dengan pacarnya yang akhir-akhir ini membantunya agar menghipnotis yang saya incar agar menolak ungkapan cinta saya. Memang ini bisa dibilang agar mengecilkan peluang saya untuk mencintainya. DITAMBAH LAGI, perantara saya ini juga sering mengurusi pacarnya yang baru dan lelaki mata keranjang yang menyukainya sehingga dia malas lagi untuk membantu saya.

Nah bisa disimpulkan bahwa kejadian tersebut agar saya bisa memperoleh yang saya inginkan yaitu berjuang seperti layaknya seorang petualang. Tetapi ini bisa disetarakan dengan petualangan pertama saya dimana saya tidak mempunyai teman dan berjuang sendirian. Dalam kasus tersebut, di semester 2 ini sepertinya tidak ada orang yang bisa membantu saya kecuali orang yang ingin menaruh simpatik ke saya. Kemungkinan besar sayya harus berusaha sendiri untuk mendapatkan yang saya inginkan. Selain itu saya menambahakan opitmalisasi ibadah dan berserah diri kepada Allah yang bisa mengubah semua musibah yang terjadi. Bagaimana jika ini merupakan petualangan jika digambarkan di dalam petualangan imajinasiku. Begini ceritanya.... Teksnya diwarnai dengan warna merah.

Pada suatu hari saat saya sedang bersantai di kota Indestrial. Saya sedang melihat dan tiduran diatas atap gedung pabrik yang besar. Memandang kuningnya langit dan melihat awan yang berjalan. Baik itu pagi dan sore kondisinya seperti sore. Karena daerah Indestrial meruapakan daerah kota yang penuh dengan Industri. Pada saat itu, saat saya sedang saking santainya tiduran menatap awan, saya terbangun dan duduk di birai pabrik tersebut dan melihat kebawah. Melihat kebawah terpandang seperti banyak orang yang melakukan aktivitas tersebut. Tiba-tiba, ada seseorang yang menepuk bahuku dan ternyata dia adalah seorang perempuan. Dia memperkenalkan dirinya dan dia merupakan (Inisialnya) Exngal (Bagi yang ahli HTML bisa melihat nama aslinya dan itu nama asli di kehidupan saya sekarang) yaitu seorang ahli Mekanisme Efektasi Kuantum. Lalau dia ingin mengathui diriku bahwa sebenarnya aku ini merupakan seorang petualang. Tiba-tiba saja, dia menjadi suka kepada saya tapi saya mungkin tidak menerimanya karena saya kurang tau apakah dia berguna bagi petualangku nanti ? Apa dia bisa melakukan sihir berelemen mesin. Sebenarnya aku belum mengetahuinya dan belum mengetesnya. Saya dan dia mulai bercerita mengalami pengalaman hidupnya baik dari awal hingga persahabatan tentang cinta. Kelihatannya dia mulai menanyakan cinta ke saya. Apakah saya punya pacar atau belum ??? Kemudian saya jawab saja belum. Kemudian secara sergapnya langsung, dia mulai mengungkapkan rasa cintanya ke saya. Yah... saya terima saja. Sebenarnya sih saya tidak tertarik dengannya kecuali kalau dia punya kekuatan hebat saja.

Lalu, setelah selesai bercerita dengannya dan mungkin dia mulai senang karena cintanya saya terima. Saya langsung pergi ke persimpangan kota Indestrial untuk menginap di hotel karena waktu itu sudah muali menjelang malam. Keesokan harinya saya keluar dari hotel dan keluar dari kota Indestrial dan meuju ke menara Mechanical Quarantum untuk menjelajah meanra tersebut. Banyak sekali monster bertipe robot yagn aku temui disana, cukup tangguh terutama memang ada robot yang sukar sekali dikalahkan. Dana adapaun senjata ganasnya yang bisa mengeluarkan laser dan terkena tubuh hingga terluka dan kulit hingga terkelupas dan memberikan efek pusing. Memang saya berlatih disitu dan menjelajah tempat itu. Tersebut tersebut seperti tempat industrial atau mungkin pabrik yang sedang bekerja, namun keliahtannya Mechanical Quarantum ini sungguh sepi dan tidak ada seseorang sama sekali. Saya menjelajah tempat tersebut. Tempat pada dalamnya seperti pada game Megaman X6 pada level terakhir dimana si X melawan Sigma di tempat mechanical yang gelap. Belum juga saya melihat seperti kabel yang lepas dari sambungannya sehingga aliran listriknya keluar dan menegluarkan seperti hamparan petasan. Belum lagi ada beberapa potongan roda gigi yang berjalan, tabung cahaya, dan lainnya. Saya menjelajah sambil mencari benda yang bermanfaat di situ. Kemudian saya berjalan terus hingga saya berada di atap menara Mechanical Quarantum. Pemandangannya seperti atap di kota Indestrial cuman kelaiahtannya lebih luas. Saya sebentar utnuk menjelajah dan membasmi robot yang menghampiri saya. Saya melihat dan tengah menara seperti ada kumpulan mesin dan ditengah tersebut seperti lingkaeran yang di kelilingi oleh peluru laser. Sepertinya mungkin ini pusat yang akan mengalami terjadinya sesuatu di menara Mechanical Quarantum. Apa mungkin ini pusat untuk melindungi benda atau apa ? Kemudian tiba-tiba saja saya merasa ada orang yang mengintai-mengintai saya. Saya bersiap utnuk siap menyerang tetapi mugnkin itu hanya perasaanku saja. Kemudian saya keluar dari menara Mechaniccla Quarantum dan pergi ke kota Indestrial utnuk beristirahat di hotel.

Keesokan harinya, saya ingin sekali menjelajah lagi ke menara Mechanical Quarantum untuk menjelajah lebih lanjut agar aku paham mengenai tempat tersebut. Tiba-tiba sebelum saya keluar dari kota Indestrial. Ada si Exngal menghampiri saya dan menyakan kondisi saya. Kemudian saya jawab saja bahwa kondisi saya normal dan stabil. Lalu si Exngal mengajak saya untuk pergi ke rumahnya dan bermain di sana. Yah.. apa boleh buat, kemudian saya ikut saja dengannya. Di sana saya ditunjukankan kekuatan hebat dia dalam sihir berelemen mesin. Bahwa dia bisa mengeluarkan laser yang bisa mengubah kondisi musuh menjadi pembantunya dan juga bisa mengubah menjadi efek-efek yuang buruk di dalam diri musuh. Ternyata memang sungguh hebat. Tapi ya mugnkin aku masih belum nerimanya, sepertinya dikehidupan rumahnnya ini sering menghipnotis orang tuanya menggunakan sihri tersebut. Saya mungkin bisa saja terpengaruh olehnya dan mencintai tanpa hal yang di duga karena sihir tersebut. Oleh karena itu saya ingin mencoba untuk menjauhinya.. karena bisa berdampak negatif jika aku mengikutinya. Setelah saya main olehnya saya langsung pergi ke menara Mechanical Quarantum untuk menjelajah lagi (Untungya saya tidak mengajak dia). Sesampai di pintu masuk Mechanical Quarantum saya melihat pertempuran yang sungguh dasyat antara seseorang dengan robot besar yang pernah saya lawan sebelumnya. Ternyata memang sungguh tak disangka dengan menggunakan sihir Ultima robot tersebut langsung kalah dennagn cepat. Akhirnya setelah pertempuran tersebut selesai, orang tersebut menghampiri saya dan bertanya-tanya dan menjelaskan bahwa wilayah ini merupakan wilayah kekuasaannya. Dia adalah (Insialnya) Ixad . Dia merupakan seorang penguasa menara Mechanical Quarantum itu karena semuanya dialah yang memegangnya. Akan tetapi dia menjelaskan bahwa sebenarnya tempat itu cukup berbahaya, karena robot ditempat itu sungguh tidak terkendali. Katanya sih entah siapa yang mengendalikan. Tapi dia bisa mengendalikan mesin di Mechanical Quarantum itu. Kemudian setelah penganalan dari dia dan saya. Saya menanyakan ke Ixad mengenai sesuatu yang ada ditengah diatas menara Mechanical Quarantum dan itu merupaakn Barrier yang menguci sesuatu dan ditambhakan dengan tambahan serangan dan efek. Jadi kalau ada robot yang mengamuk dan sulit di kontrol akhirnya cara pemusnahan satu-satunya disitu. Kemudian setelah itu saya balik lagi ke kota Indestrial dan beristirahat di hotel.

Keesokan harinya lagi, saya mulai berkeliling ke kota Indestrial untuk sejenak sebentar. Dan beristirahat ditempat diaman saya pertama kali saya ceritakan di petualangan ini. Sayang duduk di birai gedung pabrik dan mellihat kebawah orang yang sedang melakukan aktivitasnya. Akan tetapi saat melihat kebawah, saya melihat seorang perempuan yang begitu cantik yang indah dan rupawan. Tiba-tiba saya menjadi jatuh cinta kepadanya dan entah tidak sengaja karena melihat kebawah tiba-tiab saya jatuh dari birai dan untungnya mendarat di atap toko yang lumayan empuk untuk mendarat dan itupun aku tidak terluka. Kemudian dengan segeranya saya langsung mengejarnya dan langsung meneriakan kata “hei”. Akhirnya perempuan tersebut manatap saya dan saya langsung berkenalan dengannya. Ternyata dia merupakan (Insialnya) Kirakitxa, yaitu orang yang bisa mengeluarkan sihir berelemen elemen (Tau kan elemen elemen itu apa ? Yaitu elemen yang memiliki unsur campuran dari semua elemen yang ada). Ternyata dalam bertarungpun dia cukup hebat saat saya bertarung dengan monster dan saya sendiri dan akhirnya saya benar-benar jatuh cinta kepadanya. Kemudian keesokkan harinya, tiba saya untuk keluar dari hotel tiba-tiba datanglah si Kirakitxa untuk bermain di rumahnya. Karena saya jatuh cinta kepadanya, akhrinya saya mampir kerumahnya dan bermain dengannya. Sayngya kedua orang tuanya sudah meninggal akibat perbuatan jahatnya si Exngal yang telah menghipnotis keluarganya ke Mechanical Quarantum dan di bunuh oleh robot yang tak terkendali. Dan mungkin juga bisa saya simpulkan bahwa dia adalah orang yang menyalahgunakan efek sihir dan membuat itu untuk kepentingan kejahatan. Akhirnya setelah mendengar keajdian tersebut saya ingin menolaknya jika saya bertemu denangannya. Setelah bermain dengan Kirakitxa, saya bersantai di atap pabrik yang biasa saya gunakan untuk mengistirahatkan sejeank. Saat saya sedang mengistirahatkan pikiran saya sejenak, tiba tiba datanglah Exngal di depan padanganku. Dan merasa kesal apa yang aku perbuat sebelumnya. Aku bertanya kenapa dia merasa kesal ke saya. Dan ternyata dia kesal karena saya tidak peduli dengannya dan peduli terhadap yang saya miliki yang baru yaitu pacar baru. Dan juga dia sudah capek-capek mengintai saya dari diatas menara Mechanical Quarantum hingga yang aku lakuakan di sana sini. Akhirnya, saking dia marah dan kesalnya, dia mulai membenci saya dan akhirnay mengutukku bahwa si Kirakitxa akan mulai membenciku dan membunuhku dengan cara yang sadis dan brutal. Ya kalau saya sih silahkan saja jika maunya dia. Tapi ternyata dia sudah berkenalan dengan si Ixad dan akhirnya telah menjadi pacarnya... ya untungnya bukan pacar aku lagi sekarang tetapi aku masih punya si Kirakitxa. Tapi apa benar dia bisa menghipnotisnya dan bisa membenciku dan membunuhku dengan cara yang sadis. Ya entahlah, lalu dia pergi sambil menagis dan saya kembali ke hotel untuk istirahat.

Keesokkann harinya, saya ingin bermain denagn Kirakitxa dirumahnya akan tetapi memang tak di sangka yang dikatakan si Exnngal itu benar. Dia membawa Kirakitxa ke suatu tempat dan menghipnotisnya. Tapi dimana ya ??? Akhirnya saya berlari dan berkeliling di kota Indestrial dan mendapatkan hasil yang nihil. Lalu saya coba lagi untuk mencarinya ke menara Mechanical Quarantum. Dari lantai bawah berkeliling ke tengah saya tidak menemukannya. Akhirnya satu tempat yang belum kucari yaitu di lantai atas di atap menara Mechancial Quarantum.

Saya kesana dan akhirnya saya melihat Ixad, Exngal, dan Kirakitxa disana. Ixad dan Exngal menggunakan sihir agar si Kirakitxa bergerak kemaan-mana dan akhirnya dia berdiri di tengah lingkaran yang digunakan untuk penghancur monster. Kemudian mereka melepaskan sihirnya setelah Kirakitxa berada di tengah lingkaran dan akhirnya dilingkaran itu munculah sebuah pelindung atau barrier yang dinyalakan oleh mesin dan dikendalikan oleh Ixxad. Sementara, Exngal mengeluarkan sihir efek didalam barrier itu plus dengan sihir ultimanya. Akhirnya saya segera kesana dan mennghentikan niat jahat mereka. Akan tetapi ini sudah berakhir. Kirakitxa telah di dera dengan sihir efek dan ultima sehingga dia terasa kesakitan terus menerus dan tidak bisa keemana-mana karena ditahan oleh pelindung atau barrier yang kuat. Dia tidak punya kesempatan untuk mengeluarkan sihirnya. Akhirnya saya mulai rasa marah dengan mereka yang telah membuat Kirakitxa seperti itu. Akan tetapi Ixad mengatakan barrier itu tidak bisa dilepas selagi dia tahu dalam mengendalikan kontrolnya dan Exngal juga mengatakan denagn bahagianya bahwa Kirakitxa sebentar lagi akan membenciku dan membunuhku dengan cara yang sadis. Dan akhirnya jika ingin dibebakan maka aku harus bisa mengalhkan mereka berdua sebelum terjadi sesuatu pada barrier. Akan tetapi melawan mereka berdua kelihatan sungguh sulit karena sihir efek yang dibawakan oleh Exngal cukup berbahaya bagi diriku. Bisa saja aku langsung mati karena efeknya itu. Belum lagi dari Ixad yang membawa robot pembantunya sehingga saya terasa harus menghancurkan robot itu dulu + dengan melwan si Ixad. Betapa sulitnya pertarungan tersebut dan pada akhirnya, tiba-tiba pelindung atau barrier tersebut bersinar dan Kirakitxa menjerit kesakitan dan juga pelindung dan barrier itu mulai terpecah belah. Beberapa saat setelah pelindung atau barrier itu pecah, akhirnya Kirakitxa berubah menjadi sosok iblis dan terbang menghampiri saya. Dia mengucapkan kata kebencian kepadaku dan mengatakan bahwa aku sebentar lagi akan mati.

Akhirnya kau tahu apa yang terjadi selanjutnya pada diriku ini ??? Disini saya tidak bisa menjelaskannya karena kejadian selanjutnya bisa dibilang terlalu sadis dan brutal dan juga akan membuatmu langsung pingsan bagi yang membacanya dan sedih. Tapi jika kalian ingin melihat cerita selanjutkan kalian perlu master HTML dulu utnuk melihat cerita selanjutnya.

Seperti itulah gambaran jika dalam dunia nyata ke dunia petualang. Mungkin apapun yang terjadi didalam mimpi endless petualanganku sejak SD akan muncul dengan nyata saat aku di SMA ini (mungkin bisa berlanjut saat aku berada kuliah). Mungkin hal-hal yang terjadi pada diriku pasti ini ada hubungannya dengan mimpi endless petualanganku saat SD dulu. Tetapi yang realitanya bahwa monster bisa diartikan didunia nyata yaitu orang baik atau orang yang menjahili saya.

Dalam kehidupan sekolah saya, masalah cinta dalam hati saya memilih 2 pilihan. Yang pertama, aku mencintai seseorang. Dan apakah yang kedua, aku dicintai seseorang ?? Sebenarnya, hatiku ini kurang yakin dan setelah melakukan optimalisasi ibadah dan hasilnya yaitu tergantung kehendakan hati bahwa 2-2nya sama saja dan bisa dipilih dan itu merupakan cara terbaik dalam kehidupan bercinta aku. Akan tetapi terrtinggallah pesan didalam diri saya, carilah jodoh atau pacar yang berguna bagi masa depanku dan dapat membantu jika saya mengalami kesulitan plus mempunyai spiritual yang tinggi yang dapat membantu hidup tenang di akhirat maupun di nyaata ini + penuhilah kriteria yang diinginkan yaitu 8 dari 10 kriteria yang disebutkan. Mau tau saja kriteria yang baik untuk dipilih ?? Yaitu diantaranya :

1. Ahlak yang Baik (Baik itu perbuatan, perilaku, usaha, isi hati, dan apapun yang ada dalam dirinya)
2. Rupawan (Yang cakep, ganteng ataupun cantik. Baik dari wajahnya, tubuhnya, rambut, ataupun fisik yang lainnya)
3. Keturunan yang baik (Cari yang mempunyai keluarga dari keturunan yang baik. Contoh : Suka beribadah, suka menolong orang lain)
4. Mempunyai Harta Benda yang baik (Biar kalau dah kawin, atau jodoh biar gak boros beli baereang terus)
5. Jiwa Spiritual yang baik (Biar kehidupan kamu di akhirat dan di dunia selamat dan tenang)
6. Mempunyai Hobi yang sama (Kalau suka main DDR, main DDR bareng, suka ngupil, ngupil bersama, dan lain-lain)
7. Bisa mengendalikan Emosi (Kalau kamu punya pacar yang sering mengamuk atau marah, tolongn hindari itu)
8. Pintar dalam segala hal (Sedikitpun juga tidak apa-apa ASALKAN pacar kita tidak Idiot)
9. Bisa bekerja sama (ini pun penting jika kamu sudah pacaran, menikah dan akhirnya menjadi keluarga rumah tangga. Jadi bisa bersama mengatur tentang kehidupan keluargamu itu saat dewasa nanti)
10. Mempunyai rasa sehati dan senasib (Bisakah kau jelaskan itu ??? aku kurang tahu mengenai itu. Tapi itu yang ku dapat dari slaah satu buku yang pernah ku baca)

Jadi mungkin jika kalian ingin mencari pasangan, pacar, atau jodoh penuhilah kriteria yang disebutkan itu. Tapi kau tau sebenarnya pengertian pasangan, pacar, dengan jodoh beda sekali. Nih ada beberapa pengertian pasangan, pacar, dan jodoh. Pasangan merupakan pencarian jika dia menyukai kita. Pacar adalah pencarian jika kita menyukai dia. Jodoh adalah pertemuan antara 2 yang ingin melamar dan ingin langsung kedalam tahap perdewasaan. Semoga saja pengertian saya tidak salah karena saya sedang terburu-buru tentang ini.

Satu lagi yang perlu saya ceritakan disini, mugnkin saja hidup saya saat masuk sekolah semester 2 di SMA kelas 1 ini kehidupan saya suddah bagaikan hidup berpetualng saja. Kalau ini aku harus berdoa terus menerus kepada Allah agar apa yang kuinginkan pasti bisa kudapatkan dengan usaha, dan yang lainnya. Jadi mungkin kita juga harus seperti itu agar kita juga bisa meendapatkan apa yang kita mau. Lakukanlah optimalisasi ibadah dan usaha yang keras. Janganlah kita berdiam diri karena kemungkinan kecil kita akan dapat yang kita mau.

Selasa, 22 Desember 2009

Lost in Forest and Adventure in Forest

Pada saat sekolah saya mengadakan class meeting, pada hari pertama, mungkin pada saat menjelang saatnya pulang ke rumah. Saya dan beberapa teman saya ingin pulang dan atau menongkrong bersama di sekolah. Saya hanya memilih pulang kerumah agar saya bisa bersantai dan seperti biasanya melanjutkan bisnis saya untuk membuat simfile stepmania. Tetapi sebelum itu, saya ingin mengajak pulang bersama perantara saya. Tapi karena dia ingin bertemu dengan pacarnya di dekat fotocopy-an jadi saya dengan perantara saya tidak pulang bersama. Kemudian saya lanjut pulang dan menuju keluar gerbang Bogor Asri kemudian naik angkot di depannya. Setelah saya naik angkot tiba-tiba saja supir angkot langsung jalan dan belok ke arah yang berlawan padahal penumpang angkot tersebut ada banyak tetapi arah tujuannya yang berubah. Yang tadinya ke Kandang Roda malah berubah arah menjadi ke arah yang lain yang belum aku ketahui.

Begitu saya kaget melihat hal ini saya ingin bicara kepada supir tetapi mungkin takutnya saya langsung kena bayar karena ini. Ya sudah, akhirnya saya di bawa ke daerah yang cukup aneh dan saya turun di pertigaan antara jalan yang tidak jelas namanya. Karena takutnya saya dibawa ketempat yang lebih jauh ya makanya saya turun di pertigaan di tempat yang kurang jelas namanya. Kemudian saya melanjutkan ke tempat yang berbeda dengan berjalan kaki. Saya mengikuti jalan yang ada. Saya terus berjalan ketempat tersebut tetapi suasana ditempat itu sangatlah sepi. Penduduk di desa tersebut seperti kelihatannya mati. Suram dan mistis (mungkin mistik). Saya melanjutkan perjalanan saya dan melihat sekeliling desa tersebut. Kemudian ada jalan yang menuju ke desa bawah. Saya lewati jalan tersebut. Dilihat dari sisi manapun desa tersebut memang desa itu cukup sepi. Sedikit orang yang beraktivitas disitu.

Saya hanya berjalan terus hingga saya masuk ke jalan yang penuh dengan pepohonan. Dari sinilah ada sesuatu yang terjadi pada diri saya. Saya memasuki hutan tersebut, saya melihat sekeliling memang ada suara seperti jangkrik yang menyanyi yang ada pada musim panas di Jepang. Melihat sekitar, pepohonan bambu campur pohon biasa menyampur disini. Lahan tanahnya pun penuh dengan rerumputan. Kalau kamu bisa bayangkan, suasana di hutan memang sepi. Saya berjalan memandang isi hutan tersebut. Memang kalau kau anggap ini aneh tapi cukup mendebarkan hati saya ini. Karena takutnya dalam feeling saya akan terjadi sesuatu pada diri saya ini maka saya berjalan dengan hati-hati. Didalam hutan tersebut memang susah untuk dijelaskan namun cukup panjang dan lebar dalam hutan itu.

32 menit saya berjalan dihutan bagaikan saya tersesat di hutan. Tersesat ?? ya memang saya benar-benar tersesat di hutan. Ya saking saya nekat ingin menjelajah hutan itu akhirnya saya benar-benar tersesat di hutan itu. Lalu bagaimana saya bisa keluar dari hutan ??? itu nanti saya akan jelaskan di cerita ini. Saya benar-benar tersesat di hutan. Yah... apa boleh buat. Saya jalan terus di dalam hutan dan akhirnya aku berada di luar hutan tetapi hanya pada di birai hutan alias ada di bagian pegunungan hutan dekat jurang. Kemudian saking saya capeknya minta ampun akhirnya saya istirahat sambil tiduran di dekat ke birai hutan gunung. Saya sambil memandang awan dan fenomena pemandangan yang indah. Pemandangan yang indah fenomena yang indah membawaku teringat pada sesuatu hal, yaitu mengenai permasalahan antara sahabt dengan pasanan hidup. Ya kau tahu, akupun punya pasangan tetapi kalau pacar ini didapat cuman belum kesampaian. Adapun kendala dalam diri saya yaitu...... mungkin tak perlu di jelaskan lagi karena kau tinggal lihat saja ceritanya saya di cerita dilema cinta. Konflik antara saya degan pasangan saya ini membuat keendala yang cukup panjang sehingga mungkin peluang untuk mencintainya sangatlah kecil. Itupun terrgantung pada kondisi saya. Belum lagi jika perantara saya gagal dalam mengucapkan suatu kata. Mungkin bisa kau amati sendiri. Saya samapi sedih dan menangis mengingat kejadian seperti itu. Jika ditambah dengan lagu neoMAX saya mungkin ini merupakan pengalaman dan kejadian yang menurut saya paling sedih dan brutal. Tidak dapat satupun masalah yang dapat saya selesaikan. Karena ini konflik yang mungkin sulit untuk diatas.

Akan tetapi agar ini tidak terjadi pada diri saya. Saya selalu menghafalkan asmaul husna Allah. Setiap hari aku baca itu terus walau aku harus lihat ke buku. Selain itu, aku selalu beribadah kepada allah dan memohon agar hajatku di kabulkan. Belum dengan tambahan sholat sunah lainnya dan menghafalkan salah satu Asma Allah secara terus menerus. Belum dengan berdzikir dan lain-lain.

Tapi semua itu mungkin ada yang tidak terkabulkan karena ada seseorang yang berdoa agar doa saya tidak di kabulkan. Belum ada permohonan yang menginginkan agar hidup saya tidak dikarunia jodoh dan agar hidup saya sengsara di masa depan. Ya Allah, nih orang benar-benar keterlaluan. Saya sampai sedih jika ada orang yang berdoa kepadaku seperti ini. Allah Akbar. Jika ada orang yang berdoa ke saya seperti itu. Maka saya, harus menimbal balikkan doa tersebut ke pemiliknya agar dia bisa merasakan kepeddihan doa yang dia kirim ke saya. Negatifnya orang itu kesaya hingga saya bisa sengsara. Orang seperti itu ingin aku musnahkan dari muka bumi ini.

Keinginan saya di dalam kehidupan ini ialah agar keinginan nyataku tercapai hingga membuat sesuautu yang berarti bagi hidup saya ini. Begitupun agar hidup saya ini tenang, tentram dan bermanfaat baik bagi kehidupanku. Satupun keinginan yang ingin aku capai dalam mencari pasangan atau pacar ialah saya ingin pacar atau pasangan yang pintar dalam segala hal (sedikit juga tidak apa-apa), rupawan, mempunyai ahklak yang baik, sabar, dapat berpengaruh baik bagi masa depan saya baik di dunia ini maupun di dunia akhirat, harmonis, memliki nisab yang baik (maksudnya keturunan dari keluarga yang baik), bisa di ajak untuk kerja sama (mungkin sulit bagi saya karena hobi saya yang begitu berbeda dengan orang lain), mempunyai harta benda yang baik (dari rizki, sesuatu yang didapat), mempunyai sikap atau feeling yang sama, tidak memiliki hasutan dari orang lain (agar tidak terjadi terpecah belah dalam hidup saya), bisa mengendalikan emosi dan emosinya dalam keadaan baik terus, mempunyai jiwa spiritual yang tertinggi dan masih banyak lagi. Tapi yang paling optima ialah yang saya sebutkan itu.

Pada saat saya merasakan dan meinginkan hal yang seperti itu, saya membaca doa dalam hati. Sambil tiduran memandang fenomena pemandangan. Perasaan saya yang terpendam ini meingatkan saya pada suatu kejadian dimana saya berjuang untuk menyelamatkan duniadimana saya berpetualang, menemukan hal-hal yang mistis, ajaib, dan sesuatu yang menyemangatkan hidup agar menjadi seru. Itupun merupakan yang terjadi pada pikiran saya saat saya berada di bangku SD, yaitu berpetualang mengggunakan imajinasiku dan bermimpi yang sama terus menerus. Entahlah tapi memang mimpiku mengenai hidup berpetualang terus menerus ada setiap saya tidur malam dan tidur siang. Tidur pernah berubah sedikitpun dalam mimpiku itu. Terus berlanjut dan berakhir saat saya berada di bangku SMP. Pada bangku SMP ini saya bermimpi yang bervariasi tanpa mimpi petualangan.

Jika mimpi itu berlanjut lagi hingga sekarang, mungkin saya merupakan orang yang memiliki jiwa avonturisme selama hidup saya. Akan tetapi jiwa avonturisme ini merupakan jiwa berpetualang sendiri. Tanpa sahabat maupun tanpa siapapun. Hanya saya sendiri. Namun, di dalam petualangan saya, ada beberapa teman saya yang membantu saya. Itupun teman SD saya yang di antaranya Rian yang mempunyai elemen Api, Dicky yang mempunyai elemen angin, Erik yang mempunyai elemen tanah, dan Arif yang mempunyai elemen Air dan Es. Sementara saya sendiri mempunyai elemne petir dan halilintar. Dari itu semua merupakan elemen yang terddapat pada game RPG. Kau tau ?? Bahwa petualangaan itu semua ada hubungannya dengan game RPG. Struktur cerita dan plotnya memang ada kaitannya dengan itu. Jika kalian pernah bermain game bergenre RPG. Kau pasti mengetahui cerita saya seperti apa. Petualangan saya tersebut sungguh terlalu panjang tetapi menyenangkan. Adapun ada rasa kehilangan sahabat, berteman, dan lain-lain. Namun sayangnya di dalam petualangan saya ini belum mengenal rasa cinta dan pasangan untuk jodoh.

Kembali pada cerita saya, ketika permasalahan ini menimpa pada diri saya dan sulit di atasi. Saya ingin sekali masalah itu cepat di atasi dengan cara agar saya tidak memikirkan itu lagi dan mencoba untuk mengingat masa jiwa avonturisme saya. Mencoba secara maksimal dan ternyata sangat sulit. Mungkin pikiran saya yang sudah dewasa ini yang sulit untuk mengingat kembali masa panjang jiwa avonturisme saya saat kecil. Tapi saya ingin kembali ke masa itu. Adapun saya yang harus memikirkan itu sepanjang waktu belum dengan karangan imajinasi avonturisme saya saat SD. Akan tetapi beberapa waktu kemudian saya mempunyai ide yang cukup kreatif. Kalau saya tidak bisa bermimpi dan mengkhayal mengenai kepetualangan maka saya pun bisa melakukan itu dengan cara membuat sebuah cerita petualangan karangan saya ini tetapi mungkin bercampur dengan kehidupana saya saat saya berada di bangku SMP dan SMA ini. Ya mungkin ini merupakan cerita petualangan saya yang penuh dengan imajinatif dan penuh dengan tantangan yang seru. Walau hanya saya harus mengarang cerita tersebut. Asalkan saya mempunyai waktu untuk membuat sebuah cerita. Tapi ini merupakan cara ampuh untuk menghilangkan pikiran mengenai pasangan dan pacar yang ada dalam pikiran saya. Kalau dicampur seperti itu sepertinya kepikiran lagi tapi lumayan untuk mengingat masa kejayaanku saat SD dulu.

Saat saya mengkhayal seperti itu. Tiba-tiba ada kakek-kake menepuk bahu saya saat saya sedang memikirkan dan mengkhayal tentang masa SD dulu sambil tiduran. Kakek tersebut bertanya kepada saya tentang apa yang saya lakkukan di birai pegunungan hutan. Kemudian saya menjawab bahwa saya sedang istirahat dan mengingat masa-masa SD saya dulu. Kakek tersebut menaruh rasa simpatik kepada saya dan sambil bercerita mengenai dirinya. Kakek tersebut merupakan seorang pemburu pohon pisang di hutan dan dulunya dia memiliki masa jiwa avonturisme di dalam dirinya. Dahulu pada masa kecilnya, kakek tersebut pernah merantau sendirian ke tempat yang sangat jauh saat dia berumur 15 tahun. Perantauannya tersebut dikarenakan karena kedua orang tuanya telah meninggal, akhirnya dia pergi berjalan sendirian untuk mencari sesuatu yang baru dan bisa meneruskan hidupnya. Saat pada perjalanan merantaunya itu, dia ingin menccari sesuatu hal yang baru pada wilayah yang tertentu. Cerita kakek ini hampir sama seperti film yang ada di trans 7 yang berjudul Bolang (Bocah Petualang). Kakek itu sering bergaul dengan teman di wilayah yang kakek itu jelajahi lalu kakek itu pernah di tolong oleh warga karena keadaan kakek yang begitu kritis. Begitupun saat dia ingin menolong warga sekitar. Banyak orang yang membantunya jika adda sesuatu yang mengalami kesulitan.

Jika kita lihat dari cerita itu, kakek itu merupakan seorang yang suka berpetualang akan tetapi petualangan itu berakhir ketika dia kembali ke tempat asalnya dan menikah dengan pasangannya bahwa pasangannya itu menyukainya. Senadainya kalau saya berpetualang demi mendapatkan sang pujaan hati, mungkin ini bisa terwujud. Kakek itu menanyakan apa yang saya pikirkan dan masalahkan saat ini. Lalu saya menjawab secara sejujurnya bahwa saya memiliki masalah mengani hubungan teman dan pasangan atau pacar. Kakek itu mulai memberikan penjelasan dan beberapa cara agar apapun yang saya inginkan terkabulkan. Adapun seperti berikut.

1. Banyak beribadah dan gunakan optimalisasi dalam beribadah
2. Cobalah untuk bersabar dan tidak bermain pamer
3. Jalan kaki dari hutan ini kembali ke keluar hutan dengan menggunakan arah yang berlawanan
4. Cintailah tuhanmu barulah cintailah pasangan atau pacarmu
5. Pakailah batu permata yang bermanfaat.

Dalam poin ke 5 tersebut, saya bingung mengenai batu permata yang bermanfaat. Maka dari itu saya bertanya kepadda kakek tersebut tetang batu yang bermanfaat bagi saya, ternyata batu yang bermanfaat bagi saya ialah

1. Opal
2. Lapis Lazuli
3. Peridot
4. Sapphire
5. Chrysolite
6. Sardonyx
7. Tourmaline
8. Jasper
9. Zircon
10. Pink Tourmaline
11. Aquamarine
12. Agate
13. Fire Agate

Kelihatannya mencari batu permata seperti sangat sulit dan langka untuk ditemukan. Karena untuk mendapatkannya kita harus pergi kebawah tanah dan menambang di dalam tanah. Akan tetapi, kakek tersebut memberikan kemudahan. Yaitu saya harus mencari batu yang bernama Alexandrite di hutan ini. Maka dari itu, saya bergegas dan mencari batu Alexandrite itu di pedalaman hutan itu. Sebelum bergegas saya berpamitan kepada kakek itu dan langsung mencarinya. Saya merasa senang dan bahagia mendengar dari penjelasan si kakek itu. Akan tetapi saking saya terburu-buru untuk mencari batu permata tersebut. Saya tidak sengaja berada di luar birai pegunungan hutan itu dan akhirnya saya jatuh dan terguling.

Rasa sakit yang begitu menyakitkan sehabis jatuh dari biari pegunungan hutan. Kepala saya pusing dan remang-remang. Untungnya tidak ada yang terluka, baik kulit terkelupas maupun sobek dan berdarah. Saat saya sadar, saya berada di wilayah yangg tak asing lagi untuk saya untuk melihatnya. Ternyata saya berada di dalam pedesaan Pomad. Tempat tinggalnya teman saya yang lama yaitu Rahadian Yusuf. Kemudian saya bergegas untuk berjalan normal dan mampir melewati rumahnya Rahadian. Tapi sayangnya dirumahnya kelihatan sepi jadi mungkin di rumahnya rahadian tidak ada siapa-siapa. Kemudian saya lanjut ke jalan kelaur perkamppungan pomad dan saat itu saya menaiki angkot dan langsung pulang kerumah.

Keesokan harinya, saat class meeting berakhir lagi. Saya melanjutkan lagi perjalanan ke hutan lagi tapi saya bukan salah naik angkot lagi. Saya hanya berjalan kaki menempuuh jarak kurang lebih 3 kilometer dari sekolah SMAN 3 Cibinong menuju ke arah pertigaan antara SMAN 2 Cibinong, Pomad, dan Bogor Asri. Lalu saya melanjutkan perjalanan saya ke arah dimana saya berhenti di tempat dan masuk pedalaman pedesaan lalu di lanjutkan dengan memeasuki hutan. Didalam hutan saya mencari batu permata Alexandrite. Saya mencari di belakangan pohon besar, pohon bambu dibawah tanah, sampai-sampai saya harus menggali tanah. Memang ini merupakan sebuah side quest bagi saya kalau di permainan game RPG. Apa boleh buat. Memang sepertinya saya berada di dunia petualangan sekarang walau buka hal yang imajinatif. Saya berkeliling kesan-kemari tetapi tidak membuahkan hasil. Tiba-tiba datang lah teman seperpramuka saya yang bernama samaran *T*L. Saya kaget, dan *T*L bertanya kepada saya mengenai yang saya lakukan di hutan. Lalu saya menjawab bahwa saya sedang jalan-jalan di hutan. Akhirnya, *T*L yang sedang berjalan di tengah hutan sambil membawa motor khawatir dengan kondisi saya. Yah... apa boleh buat lagi deh, akhirnya saya diantarkan keluar dari hutan itu dan MISSION FAILED.

Keesokan harinya lagi, terakhir ini saya tidak mau aa orang yang menggaggu saya dalam eksplorasi hutan ini. Saat dimana waktu class meeting berakhir karena suasana hujan yang deras, akhirnya saya melanjutkan perjalanan saya lagi (Makin lama sudah merantau ke hutan inikalau begini jadinya). Pada saat itulah saya mungkin berencana untuk berjalan kaki saja tanpa menaiki angkot, akan tetapi selama perjalanan itu saya harus berwaspada terhadap orang yang mengganggu perjalanan saya. Adapun gangguan tersebut diantaranya ada beberapa teman saya sekelas yang lewat menghampiri saya. Untungnya saya tidak ketahuan tentang itu. Belum lagi ejekan dari sekolah lain karena pakaian olahraga SMAN 3 Cibinong yang mirip dengan pakaian anak TK ini. Setelah saya melewati halangan tersebut dan bisa memasuki hutan walau hujan makin deras. Saya memasuki hutan. Mencari batu permata tersebut denngan cara mencarinya di bawah pohon, pohon bambu, di tanah, di rerumputan, dan dimana-mana. Saya tidak menemukannya satupun sampai 2 jam di guyur air hujan. Akhirnya ketika saya berjalan dan menemukan goa. Saya berteduh di situ. Rasa penasaran saya muncul ddi dalam diri saya dan langsung saya memasuki kedalam goa tersebut walau meemang kelihatan gelap. Tapi sayangnya karena saya tidak terlalu gentle untuk masuk kedalam karena terlalu gelap dan menyeramkan tersebut akhirnya saya berteduh sampai hujan tersebut reda. Setelah itu, saya lanjut ke perjalan saya. Dan saya mengingat kata kaki tersebut bahwa kalau saya bisa berjalan dari hutan menuju ke luar hutan dengan arahh yang berlawanan maka hajatku akan terkabul. Okay, bisa ku coba. Saya mencari jalan keluar hutan yang berbeeda memang sungguh sulit walau hujanya masih terus menguyuri tubuh saya. Bermenit-menit saya berjalan kaki tetapi saya tidak menemukan hasil. Seperti yang di katakan dalam judul saya tersesat di hutan tetapi berpetualang untuk mencari batu permata tersebut dan ingin terkabulnya hajatku itu. Dalam arah pandangan saya di arah jarum jam 12. Saya menemukan ada kilauan cahaya di pandangan saya di hutan. Akhirnya saya pergi ke sumber kilauan cahaya itu dan akhuirnya saya bisa keluar dari hutan itu. Namun entah saya berada di tempat yang berbeda tapi penuh dengan rumah yang mewah.

Saya memang berhasil melewati hutan tersebut dengan jalan keluar yang berlawanan, tetapi lokasi keluarnya sungguh berbeda. Sepertinya saya perlu menjelajah tempat itu. Saya menjelajah tempat tersebut dan melihat papan nama tempat dan ternyata saya keluar di Villa Bogor Indah. Wow sepertinya tempat ini tidak asing bagi saya karena saya sudah tau tempat itu. Saya berjalan melewati sekolah SMAN 8 Bogor dan saya berjalan kaki sambil kelaur dari jalan Pomad. Akhirnya petualangan saya berhasil tetapi tidak menemukan batu permata sama sekali. Tetapi saat keluar dari situ saya melihat si Rio sedang beli ayam goreng disitu. Tapi kenapa ya dia tidak masuk padda hari itu. Tapi ya... nevermind.

Akan tetapi saya mendapatkan beberapa manfaat dan efek sehabis dari situ. Diantaranya :

1. Fisik dan mental saya meningkat
2. Akhirnya doa saya yang saya terus-teruskan akhirnya terkabulkan
3. Simfile request saya di konfirmasi oleh admin. Yeehay
4. Banyak orang sekarang yang menanyakan kabar saya dan ingin bermain dengan saya.
5. Teman lawan jenis saya makin lama ini makin banyak yang mengicar saya. Wow... gak disangka akan begini.

Tapi saya tidak nerima poin yang kelima tersebut. Mengapa ??? akupun ignin mendapatkan apa yang kudapatkan dan inginkan sekarang. Tapi sayangnya otakku jadi keracunan petualang gini. Ya apa boleh buat, aku hanya menyatakan say bye-bye saja, tapi dia tidak bisa melepaskannya begitu saja. Soalnya aku menyegel doa tersebut dan doa tersebut hanya bisa dilepaskan jika aku keluar dari pikiran petualangan ini. Allah memberikanku yang terbaik karena keikhlasan dalam beribadah saat itu dan aku juga menginginkan agar rasa petualangnnku saat SD kembali lagi kedalam diriku lagi. Allah pasti menjaga apapun yang ada dalam diriku dan melindungi dari mara bahaaya yang terjadi pada diriku. Untugnya apapun yang aku lakukan bisa dipikirakan denan cara yang matang. Kalau saya marah biasnaya omongan saya bisa merusak hati orang sehingga orang tersebut merasa sakit hati. So, what do you want for me ?? do you want to destroy me ?? killing me ??? or avoiding from me ?? You can’t do it because your spiritual are weak because you didn’t have a Reality Spiritual Life. God is the key. And what do you do for me ??? Use you power of Sacred power to beat me. There are2 keys to defeat me. Note that.

Sabtu, 14 Maret 2009

Penyelamatan Teman Di Wilayah Es

Suatu hari, saya dan Fachrul (Nama panjangnya : Fachrul Eka Achridian) pergi kerumah teman saya yang bernama Adlin (Panjangnya : Adlin Fakhrana) dengan menggunakan motor (saya numpang ke motor teman saya karena saya gak punya motor :) ). Sebenarnya rumahnya di Bojong Kenyot Gede. Saat saya berada di perempat yang dimana arah itu menunjukan ke sekolah SMPN 2 Cibinong, bambu kuning, Pomad, dan Pemda Cibinong, saya dan teman saya menuju ke arah Bambu Kuning (memang ke Bojong Gede harus lewat arah Bambu Kuning untuk jalan Alternatif). Tapi tak di sangka di tanjakan yang curam yang menuju ke jembatan dan menuju tanjakan naik, kecepatan motornya melebihi 150 km/h hingga speedometernya mengeluarkan cahaya biru yang besar. Silaunya cahaya itu hingga membentuk portal aneh dan saya, teman saya terhisap beserta motornya ke portal tersebut.

Beberapa saat kemudian, saya dan teman saya terbangun dan terkaget-kaget. Tahu kenapa ? Ternyata, saya dan teman saya berada di daerah yang gak dikenal, hawanya cukup dingin, dan bersalju. Menurut saya, mana mungkin ada salju di negara tropis ini. Atau apakah kami terdampar di kutub selatan atau di dunia lain. Tempat yang gak dikenal dan sulit untuk dideteksi. Saya dan teman saya berada di desa salju yang sangat sepi. Teman saya curiga dan bertanya-tanya kepada saya. “Apa terjadi sih kita berada di tempat ini ?” Kata Fachrul. Saya berkata ”Gua kurang tau nih, apa mungkin motor kita terlalu kencang sehingga kita menuju ke dunia lain.” Teman saya ingin mencoba agar saya dan teman saya kembali ke dunia asalnya. Tapi motornya rusak akibat tiba di desa itu. Tiba-tiba muncul teman saya yang bernama Adlin menghampir saya dan teman saya. Lihat percakapan di dunia ini :

Adlin : Hello semua !

Saya dan Fachrul : Eloh !

Adlin : Kok lu bisa ada disini ?!

Fachrul : Gak tau kenapa ? Kemungkinan sih dari motor gua yang aneh dan muncul cahaya biru yang silau.

Adlin : Ih sama dong, gua lagi naik motor tuk kerumah Irma dan gak disangka kecepatannya berada di 150 km/h dan muncul cahaya yang aneh. Motor gua sekarang rusak.

Fachrul : ADUH... gimana kita bisa balik ke dunia kita nih.... !!?

Tiba-tiba muncullah monster aneh yang menghampiri kami. Monster ini besar, mirip ogre dan zombie, berelement es dan api, warna biru, tengah perutnya ada mulut. Monsternya punya 2 mulut, 2 tangan, 2 kaki, 2 mata, 2 lubang hidung, 2 kuping. Cukup seram. Bisa membayang monster ini ? Saya dan 2 teman saya kaget dan ketakutan. Lihat percakapan di bawah ini :

Monster : Bwahahaha, ternyata masih ada manusia di desa ini

Adlin : Ru, gua takut

Fachrul : Pergi sana kau monster jelek !!

Monster : (Marah dan mengamuk) Ahh.... diam kau ku sihir kau menjadi kristal ! (Mengeluarkan sihirnya) Freeze !!!

(Fachrul dan Adlin menjadi Kristal)

Saya : Oh tidak.... FACHRUL..... ADLIN......... !!!

Monster : HAHAHAHA..... Akhirnya aku mendapatkan 2 manusia yang tidak berguna ini !! (Sambil membawa 2 kristal)

Saya : Hey, kau monster aneh. Kembalikan teman-teman saya !!!

Monster : Ingin mendapatkan teman kamu kembali heeh ? Lawanlah aku di gunung es berapi, HAHAHAHAHAHAHA !!! (Menghilang langsung)

Saya : TUNGGU........... !!!!!!

Fachrul dan Adlin di ubah menjadi kristal oleh monster aneh dan membawa kabur. Tapi kenapa monster itu tidak menyihir saya ? Untunglah, kalau tidak saya bisa mati membeku. Sekarang saya harus menyelamatkan teman saya, yang dibawa oleh monster itu. Tapi dimana ya gunung es berapi itu ?

Saya melihat sekitar desa dan saya melihat awan merah di gunung yang tinggi. Jaraknya jauh sekali untuk kesana. Saya keluar dari desa itu, dan berjalan menuju ke gunung tinggi itu. Yang pertama saya hadapi yaitu berjalan di dataran salju yang datar dan luas. Walaupun masih jauh di depan mata, saya terus berjalan. Hawa semakin dingin dan angin semakin kencang. Tiba-tiba Badai salju datang datang menghampiri saya. Menghambat perjalanan saya, hingga saya hampir ditutupi bola salju . Walau tidak terbawa angin badai itu. Di tengah jalan saya hampir tidak bisa berjalan karena kaki saya sudah membeku. Badai pun terus menghampiri saya. Akhirnya saya tertutup oleh salju.

Beberapa saat kemudian, saya terbangun dari tutupan salju dan bertemu dengan anjing salju. Anjing salju itu telah menolong saya dari tutupan salju dan juga menhangatkan badan saya dengan bulu-bulunya yang hangat. Anehnya Anjing itu bisa berbicara dengan saya. Kayanya nih tanda-tanda kiamat, tapi kayanya sebenarnya saya berada di dunia lain. Saya berbicara kepada anjing salju itu tentang monster yang saya temui di desa. Anjing itu menjawab bahwa monster tersebut telah mengutuk semua warga desa yang saya temui menjadi kristal. Kristal tersebut akan di musnahkan kedalam lahar di gunung es berapi sehingga manusia telah menjadi kristal menjadi hilang dan mati. Tapi monster akan melakukan itu jika semua manusia yang ada di dunia ini sudah tidak ada. Saya bertanya kepada anjing salju bahwa apa nama dunia ini dan kenapa saya berada di dunia ini. Anjing itu menjawab nama dunia ini bernama dunia Andromedieval, dan saya berada disini akibat adanya teleportasi dan lubang biru terhadap kecepatan cahaya yang melewati batas maksimal. Saya berbicara kepada bahwa Anjing salju itu bahwa teman saya sudah di bawa oleh monster itu lalu saya harus menyelamatkannya agar tidak hancurkan. Anjing itu berkata bahwa saya harus mempunyai senjata untuk membasminya. Senjata itu berada di Gua Excalibur. Saya meminta kepada Anjing itu untuk mengantarkan ke Gua Excalibur. Dan Akhirnya saya diantarkan dengan cepat menuju Gua Excalibur. Oh ya... Anjing salju ini besar loh badannya dan bisa ditumpangi.

Gua Excalibur berada di Gunung Salju Berapi. Saat ingin tiba menuju pintu masuk Gua, terjadi gempa dan jatuhlah banyak bongkahan batu dari gunung itu. Saya dilempar oleh Anjing Salju dan akhirnya berhasil masuk ke Gua Excalibur. Pintu masuknya tertutup oleh bongkahan salju. Saya sih kurang tahu bagaimana nasib Anjing Salju itu. Kemudian, melanjutkan perjalanan dalam gua dan mencari senjata itu. Disitu saya melihat banyak sekali batu Intan. Saya berkeliling dan melihat-lihat dan akhirnya saya menemukan sebuah pedang yang sedang menancap di batu Intan itu. Saya menarik pedang itu (Agak susah untuk mengeluarkannya) dan akhirnya saya berhasil mengeluarkan Intannya saja dari tanah. Bukan Pedangnya. Tiba-tiba saya ingin drop small water. Untung gak ada orang disini. Saya dropnya ke arah batu intan yang ditancap oleh pedang itu. Tiba-tiba batunya meleleh setelah nge-drop dan akhirnya Pedangnya dapat diambil (Walaupun bau pesing :)) . Kemudian,terjadi gempa dan ada suara seperti gerbang pintu terbuka. Saya menuju ketempat suara itu, dan ada cahaya merah yang sangat terang (tidak silau). Saya masuk ke cahaya merah itu dan saya berada di tempat magma Gunung Es Berapi.

Saya melihat sekeliling tempat ini dan di tanah yang saya pijak terdapat lahar yang sangat panas. Tiba-tiba lahar itu naik ke atas secara cepat. Saya bergegas melompati lantai batu yang menempel di dinding (sebutannya birai). Saya terus melompati dari biari ke birai lainnya hingga sampai ke atap gunung. Selama melompati itu saya terhalang dengan kekelawar yang menyerbu saya. Saya menyerang kekelawar itu dengan Pedang yang saya bawa. Lahar semakin kencang menuju ke atap gunung. Dengan cepatnya, saya trus melompat birai ke birai yang lain hingga saya saat berada di birai terakhir. Saat ingin melompati tepi daratan gunung, saya tidak sampai karena tepi daratnya cukup tinggi. Saya tidak punya harapan lagi untuk menyelamatkan teman saya. Tiba-tiba dari atas muncul banyak bongkahan es yang berjatuhan secara lambat. Saya langsung melompati bongkahan per bongkahan walaupun ngeri jatuh ke lahar. Hingga sampai berada di tepi daratan saya terlempar ke atas akibat tanah yang bergetar dan terbang dari akibat lahar yang meledak keluar. AKHIRNYA sampai di tempat monster aneh yang sebelumnya pernah di temui di desa.

Mendarat di puncak gunung dan diberi sambutan oleh monster itu. Saya melihat ribuan kristal bertumpakan di tepian puncak gunung dan di bawah tepi itu terdapat lahar panas. Suasana gelap kemerahan, dingin, dan menyeramkan. Liaht percakapan pertarungan antara saya dengan monster itu :

Monster : (Bertepuk tangan) Hebat..... Akhirnya kau bisa disini.....

Saya : Hey monster Jelek !!! Kembalikan teman saya dan bebaskan semua orang yang telah kau kutuk itu !!!

Monster : Oh gitu, lawanlah aku sekarang !!

Saya : Baik, aku terima tantanganmu itu !!!

Saat memulai pertarungan antara saya melawan monster itu, monster itu mengeluarkan sihir barrier (penghalang). Saya tidak dapat menyerang monster itu hingga barriernya hilang. Monster itu mengeluarkan sihir bongkahan es. Saya menghindari serangan itu. Serangan tersebut muncul dari atas secara tiba-tiba. Kemudian, barrier itu menghilang dan saya menyerang dari belakang. Tapi monster itu belum tewas. Dia mengeluarkan sihir barrier dan mengeluarkan Es berduri. Es Duri tersebut mengejar saya. Dan hampir nyaris menancap di tubuh saya. Saat barrier monster habis, langsung menebas monster itu secara cepat. Monster itu melemah dan dia mengeluarkan jurus terakhirnya, yaitu dari perut mulutnya mengeluarkan lidah panjang dan mengikat tubuh saya. Lidah itu mengeluarkan liur yang beracun sehingga saya kena racun dan tangan saya tidak bisa bergerak. Yang berbahayanya lagi monster itu mengeluarkan sihir freeze yang akan menjadi kan saya kristal. Saya lemah dan tidak mampu untuk menyerangnya. Tapi barriernya tidak di aktifkan. Saya hanya mengandalkan kaki saya untuk bergerak dan menendangnya. Tidak disangka tendangan saya cukup keras dan dia terlempar dan jatuh kedalam lahar. AKHIRNYA SAYA BISA MENGALAHKAN MONSTER ITU.

Setelah melawan monster aneh itu. Tumpukan kristal itu pecah, muncul cahaya kecil dan mengelilingi saya. Cahaya kecil itu membawa saya menuju ke desa. Dan cahaya tersebut memencar dan berubah menjadi orang. Akhirnya, Fachrul dan Adlin kembali selamat. Orang yang ada di dunia itu telah kembali dengan selamat. Saya merasa bahagia karena kembali teman saya dan orang yang ada di dunia itu. Kepala desa dan warga desa muncul di handapan saya dan teman saya. Dan saya diberi sorakan bahwa saya telah menyelamatkan dunia itu. Lalu, kepala desa itu memberikan layanan dan keinginan kepada saya dan teman saya. Saya dan teman saya menginginkan kami kembali ke dunia kita. Kepala desa menyuruh warga desa yang ahli mesin memperbaiki motornya Adlin dan Fachrul. Sementara warga lain memberikan makanan dan minuman untuk kami. Tapi saya diberikan penghargaan oleh kepala desa. Beberapa saat kemudian, motornya sudah selesai di perbaiki dan Saya, Fachrul dan, Adlin bisa Pulang ke Dunia asal dan meninggal kan dunia Andromedieval. Untuk kembalinya kami harus mengendarai motor dengan kecepatan 150 km/h hingga terbukanya portal aneh yang menuju ke Dunia kita. Saat tiba di Dunia Asal, mendarat di sekolah SMPN 2 Cibinong bagian lapangan merah. Setelah itu kami kerumah Adlin untuk kerja kelompok. Ini merupakan kejadian yang tidak pernah saya lupakan, karena bisa berpetualang membasmi monster-monster yang ingin menghancurkan kehidupan manusia.


Maaf jika ceritanya harus banyak menngunakan Imajinasi disini, dan juga maaf jika banyak kata yang tidak jelas disini.